Senin, 04 Agustus 2014

kenangan dirimu

Waktu penuh kenangan berujung jua meninggalkan cerita yang tak berkesudahan memaparkan pada sebuah perpisahan yang sesungguhnya tak dapat diterima sebab ada hati yang tercecer berlumur kepedihan, entah berapa lama. Mengapa hidup ini selalu dibatasi dengan waktu yang selalu mengejar tanpa peduli yang tak mau menunggu dikala perlu yang dengan garang merampas moment indah. Mengapa harus aku, dia dan kamu yang harus merasakan sedihnya hiudp sunyi sementara yang lain beria-ria, tak kehilangan. Mengapa harus aku, dia dan kamu yang harus melewati hampanya hari sementara yang lain membuang hari dengan percuma. Mengapa mereka yang tidak perlu selalu mendapat tapi menyia-yiakan tanpa rasa bersalah, sedangkan kamu yang butuh justru diambil disaat kami justru angat membutuhkan ? Banyak hal yang tak dapat ku mengerti banyak hal yang harus kupahami dengan linangan airmata atau dengan diam namun tak dapat juga hingga waktu akhirnya mengambil alih semua ....

puisi untuk kasih

Siang dan malam tak kan pernah bisa jalan beriringan, bulan tak kan pernah dapat mencumbu mentari walau mereka berada ditempat yang sama, langit .. .. waktu seakan menjadi sebuah patokan menentukan keberadaan segalanya. Kusapa kau dengan sebutan bulan, yang kutemui di alam maya. Dan kusebut diriku mentari, yang kau temui dijalur tanpa wujud dalam aroma teknologi yang kental. Harapku waktu tak menjadi acuan biar jumpa kita, mengubah alam dan s'gala ritmenya membuat kicau burung sontak berhenti kar'na nyata pertemuan mentari dan bulan ? Alam ternyata tak mau berpihak, tiada restu pula dari Sang Khalik sebagai penentu ? Selempar bola .. .. segalah pun tak sampai, namun waktu yang harusnya tanpa batas tak mampu pertemukan kami. Kini diriku mengenalnya dari jauh dirinya kembali mengikuti kehidupan yang memanggil. Jika ada waktu tersisa .. .. inginku, bumi berhenti sejenak Pertemukan bulan yang merajuk kar'na tak bisa memanggut mentari .. ..

bingung deket sang doi

bersama seorang yang disayangi itu,, kadang bingung,kadang jga salah tingkah juga, jadi pendiem semua,padahal kagak ada apa-apa,hatinya debar-debar kagak karang karuang beh beh,, piye iki,,,,, delok ae saiki nang jejerku malah meneng ae, hahahahaha
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...